Tentang Tinjauan Kebijakan Pertumbuhan Hijau OECD Indonesia 2019
Environment

Tentang Tinjauan Kebijakan Pertumbuhan Hijau OECD Indonesia 2019

Indonesia diberkahi dengan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatnya permintaan global untuk komoditas telah membebani basis aset alam.

Tinjauan Kebijakan Pertumbuhan Hijau (GGPR) mengkaji kinerja Indonesia sejak 2010. Tinjauan ini berfokus pada penilaian kerangka kebijakannya untuk pertumbuhan hijau dan seberapa efektif aspek pertumbuhan hijau telah diintegrasikan ke dalam kebijakan ekonomi dan proses perencanaan.

Peluncuran GGPR Indonesia - Simon Upton dan Menteri Siti Nurbaya Bakar pada 20 JuniKajian tersebut dilakukan dari 2017 hingga 2019 bekerja sama dengan empat kementerian Indonesia, lima organisasi internasional dan dengan dukungan dari enam negara anggota OECD. Brosur ini menyajikan isu-isu kunci dan proses peninjauan.

Proses Tinjauan Kebijakan Pertumbuhan Hijau Indonesia dimulai pada 20 Juni 2017, oleh mantan Direktur Lingkungan OECD Simon Upton (kiri) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah koordinator utama GGPR; Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan menjadi kontributor utama dan anggota kelompok koordinasi inti.

Bacaan lebih lanjut

kontak dan media sosial

Posted By : angka keluar hongkong